Abad Renaisans (Bahasa Perancis/Bahasa Inggris: Renaissance; Bahasa Italia: Rinascimento; arti harafiah: kelahiran kembali) adalah sebuah gerakan kebudayaan antara abad ke-14 hingga abad ke-17, bermula di Italia pada akhir Abad Pertengahan dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa. Gerakan ini mencakup kebangkitan pengetahuan berdasarkan sumber-sumber klasik, tumbuhnya panutan pada Sri Paus dan segala sesuatu yang anggun, perkembangan gaya perspektif dalam seni lukis, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Gerakan Masa Pencerahan memberikan efek yang luar biasa pada semua usaha untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, tapi mungkin yang paling terkenal adalah kemajuan dari segi kesenian dan kontribusi dari para polymath (orang yang memiliki ilmu yang tinggi dalam berbagai macam hal) seperti Leonardo da Vinci dan Michelangelo, yang menyebabkan munculnya sebutan “Renaissance Men”.
Renaisans pertama kali diperkenalkan di Eropa Barat, di kawasan Italia. Hal ini dipicu kekalahan tentara salib dalam perang suci. Kekalahan tersebut membuat para pemikir dan seniman menyingkir dari Romawi Timur menuju Eropa Barat. Mereka menyadari telah dimulainya masa mesiu peledak dan untuk menguasai teknologi tersebut mereka harus melepaskan diri dari pengaruh mistisme zaman pertengahan dengan kembali kepada sains zaman klasik yang sebelumnya dilarang karena dianggap pelanggaran terhadap misi ketuhanan.
Perkembangan pertama renaisans terjadi di kota Firenze. Keluarga Medici yang memiliki masalah dengan sistem pemerintahan kepausan menjadi penyokong keuangan dengan usaha perdagangan di wilayah Mediterania. Hal ini membuat para intelektual dan seniman memiliki kebebasan besar karena tidak lagi perlu memikirkan masalah keuangan dan mendapatkan perlindungan dari kutukan pihak gereja. Keleluasaan ini didukung oleh tidak adanya kekuasaan dominan di Firenze. Kota ini dipengaruhi secara bersama oleh bangsawan dan pedagang. [1]
Dengan kebebasan besar itu, seniman bisa berkumpul dan mendirikan gilda-gilda seni yang mengangkat nama banyak seniman terkenal. Melalui gilda ini seniman mendelegasikan pekerjaan, bekerja sama, hingga mendidik bakat-bakat baru.
Minggu, 28 November 2010
LEARNING SKILL
Masa anak-anak adalah masa disaat kita menerapkan metode bermain untuk belajar,dan meningkatkan kreativitas. Namun pada dasarnya,metode belajar mulai dari jenjang anak-anak-remaja-dewasa adalah sangat berbeda. Yang akan dibahas kali ini adalah 2 macam metode belajar yang sangat kontras sekali perbedaannya. Yaitu teknik belajar Tradisional,dan teknik belajar yang dipercepat.
Kita bisa bedakan,metode mana yang berorientasi pada "hasil".
Di sekolah-sekolah masih banyak kita jumpai penerapan metode belajar tradisional,karena terpaku hanya pada hal itu,dan enggan untuk mencari terobosan baru. Padahal yang memicu berhasilnya proses belajar adalah rasa gembira dan enjoy pada keadaan itu. Tentu ini berkaitan erat dengan suasana.
Seperti sudah diulas didepan,pada masa anak-anak diterapkan metode bermain untuk belajar,tidak heran jika daya ingat anak-anak sangat kuat. Namun apa yang terjadi saat ini? Masihkah kita seperti itu? Pasti sebagian besar orang menjawab 'tidak". Di sekolah kita bersaing dengan teman,belajar serius dikelas,pikiran penuh dengan materi. Tapi adakah rasa puas jika kita setiap hari hanya seperti itu,tanpa berusaha menerapkan metode belajar yang lebih efisien dan manusiawi?
Teknik belajar cepat adalah teknik yang mengikutsertakan dan mengedepankan interaksi antara pembicara dan pendengar,sehingga terjadi impact yang saling timbal balik antar keduanya. Metode yang diterapkan sangat sederhana,dan tentu saja hasilnya lebih banyak daripada metode biasa. Inilah pentingnya sebuah inovasi dalam belajar.
Dewasa ini sering kita menjumpai cacat moral,cacat hukum,dan cacat-cacat yang lain. Tapi pernahkah kita berpikir bahwa cacat sebenarnya justru pada cara belajar kita yang salah. Sebuah hal yang sangat mendasar,namun patut untuk diperhitungkan. Belajar harus disertai praktik,baik praktik dalam menerapkan sebuah materi,maupun praktik untuk mengajarkan materi tersebut kepada orang lain,dapat kita pikir secara langsung,mana yang berpotensi untuk mendapatkan hasil belajar lebih banyak,dibandingkan dengan hanya mendengar dan bertanya kepada pembicara.
Ada sebuah lagu lama School Days yang ditulis pada tahun 1906
Kita pasti pernah mengalami takut belajar,mungkin karena gurunya killer. Itulah slah satu dari cacat belajar. Sebaiknya,buatlah suasana belajar menjadi enjoy,dan fleksibel. Dahulu saat usia anak-anak,kita bagai mangkuk bermulut lebar,yang menyerap segala macam hal-hal yang ada disekitar kita tanpa ada kekangan,sehingga kita dapat lebih mudah memahami dan mengingat. Tapi seiring berjalannya waktu,mangkuk bermulut lebartersebut mulai tercekik oleh berbagai macam aturan,sehingga mulut mangkuk menjadi menyempit seperti.....mungkin vas bunga. Sehingga materi yang masuk pun menjadi hanya setetes demi setetes.
Mungkin tidak ada salahnya jika mulai sekarang kita menggunakan metode belajar yang lebih manusiawi,dan semoga dunia pendidikan di negeri kita lambat laun akan menerapkan metode belajar yang cepat dan menyenangkan. Menurut para pakar,belajar yang baik bukan hanya menggukanan otak kiri dan otak kanan saja,tapi juga seluruh anggota tubuh yang ikut berinteraksi. Ada sebuah gagasan lagi,"jika tubuhmu tidak bergerak,otak tidak beranjak".
Ringkasan Perbedaan
TRADISIONAL BELAJAR CEPAT
- kaku 1. luwes
- serius 2. gembira
- satu jalan 3. banyak jalan
- mementingkan sarana 4. mementingkan tujuan
- bersaing 5. bekerjasama
- behavioristis 6. manusiawi
- verbal 7. multi indriawi
- mengontrol 8. mengasuh
- mementingkan materi 9. mementingkan aktivitas
- mental (kognitif) 10. mental/emosi/fisik
- berdasar waktu 11. berdasar hasil
Kita bisa bedakan,metode mana yang berorientasi pada "hasil".
Di sekolah-sekolah masih banyak kita jumpai penerapan metode belajar tradisional,karena terpaku hanya pada hal itu,dan enggan untuk mencari terobosan baru. Padahal yang memicu berhasilnya proses belajar adalah rasa gembira dan enjoy pada keadaan itu. Tentu ini berkaitan erat dengan suasana.
Seperti sudah diulas didepan,pada masa anak-anak diterapkan metode bermain untuk belajar,tidak heran jika daya ingat anak-anak sangat kuat. Namun apa yang terjadi saat ini? Masihkah kita seperti itu? Pasti sebagian besar orang menjawab 'tidak". Di sekolah kita bersaing dengan teman,belajar serius dikelas,pikiran penuh dengan materi. Tapi adakah rasa puas jika kita setiap hari hanya seperti itu,tanpa berusaha menerapkan metode belajar yang lebih efisien dan manusiawi?
Teknik belajar cepat adalah teknik yang mengikutsertakan dan mengedepankan interaksi antara pembicara dan pendengar,sehingga terjadi impact yang saling timbal balik antar keduanya. Metode yang diterapkan sangat sederhana,dan tentu saja hasilnya lebih banyak daripada metode biasa. Inilah pentingnya sebuah inovasi dalam belajar.
Dewasa ini sering kita menjumpai cacat moral,cacat hukum,dan cacat-cacat yang lain. Tapi pernahkah kita berpikir bahwa cacat sebenarnya justru pada cara belajar kita yang salah. Sebuah hal yang sangat mendasar,namun patut untuk diperhitungkan. Belajar harus disertai praktik,baik praktik dalam menerapkan sebuah materi,maupun praktik untuk mengajarkan materi tersebut kepada orang lain,dapat kita pikir secara langsung,mana yang berpotensi untuk mendapatkan hasil belajar lebih banyak,dibandingkan dengan hanya mendengar dan bertanya kepada pembicara.
Ada sebuah lagu lama School Days yang ditulis pada tahun 1906
Masa sekolah,masa sekolah
Masa-masa yang penuh aturan
Membaca,menulis,dan berhitung
Diajarkan seirama ketukan tongkat kayu
Kita pasti pernah mengalami takut belajar,mungkin karena gurunya killer. Itulah slah satu dari cacat belajar. Sebaiknya,buatlah suasana belajar menjadi enjoy,dan fleksibel. Dahulu saat usia anak-anak,kita bagai mangkuk bermulut lebar,yang menyerap segala macam hal-hal yang ada disekitar kita tanpa ada kekangan,sehingga kita dapat lebih mudah memahami dan mengingat. Tapi seiring berjalannya waktu,mangkuk bermulut lebartersebut mulai tercekik oleh berbagai macam aturan,sehingga mulut mangkuk menjadi menyempit seperti.....mungkin vas bunga. Sehingga materi yang masuk pun menjadi hanya setetes demi setetes.
Mungkin tidak ada salahnya jika mulai sekarang kita menggunakan metode belajar yang lebih manusiawi,dan semoga dunia pendidikan di negeri kita lambat laun akan menerapkan metode belajar yang cepat dan menyenangkan. Menurut para pakar,belajar yang baik bukan hanya menggukanan otak kiri dan otak kanan saja,tapi juga seluruh anggota tubuh yang ikut berinteraksi. Ada sebuah gagasan lagi,"jika tubuhmu tidak bergerak,otak tidak beranjak".
Rabu, 24 November 2010
Senin, 22 November 2010
Pertumbuhan & Perkembangan IPTEK
Periodisasi Sejarah
1) Zaman Purba (4 juta tahun lalu)
Dikenal dengan zaman batu,ciri ilmu yang dikembangkan adalah kemampuan mengamati,membedakan,memilih,dan melakukan percobaan. Hasil dari periode ini adalah pembuatan alat-alat batu,yang kemudian lebih disempurnakan dengan besi dan perunggunya,juga sistem bercocok tanam.
hasil budaya :
Phytagoras
1) Zaman Purba (4 juta tahun lalu)
Dikenal dengan zaman batu,ciri ilmu yang dikembangkan adalah kemampuan mengamati,membedakan,memilih,dan melakukan percobaan. Hasil dari periode ini adalah pembuatan alat-alat batu,yang kemudian lebih disempurnakan dengan besi dan perunggunya,juga sistem bercocok tanam.
hasil budaya :
2) Zaman Yunani (600-200 SM)
Terjadi perubahan besar pada cara berpikir umat manusia,dan babak dimulainya teknologi. Antara lain ditemukannya dalil-dalil. Seperti phytagoras,archimedes,dll.
Phytagoras
Archimedes
3) Zaman Pertengahan (31 SM-628 M)
Zaman ini sering disebut zaman kegelapan karena perkembangan ilmu pengetahuan terhenti di Eropa. Agama Kristen mulai berkembang & mendominasi kehiduoan masyarakat eropa. Namun sebaliknya perkembangan IPTEK di dunia islam mulai menonjol.
Saya perkenalkan beberapa tokoh yang mengawali permulaan peradaban teknologi islam :
AL-KHWARIZMI (Aljabar)
AL KINDI (Ahli Filsafat Islam yang pertama)
IBNU SINA (Bapak Kedokteran Modern)
4) Zaman Modern (658 M-Sekarang)
Zaman modern diawali dengan zaman Renaissance (fase kebangkitan kembali iptek di eropa). Orang mulai mengandalkan kekuatan rasio (akal),dan meninggalkan dogma-dogma agama.
Ilmuwan zaman modern yang sangat terkenal dan sempat menjadi orang number wahid se-dunia,ialah William Henry Gates atau dikenal dengan nama Bill Gates,pemilik microsoft corporation bersama sahabatnya Paul Allen.
Bill Gates
Paul Allen
Here is their great product !!
Minggu, 21 November 2010
Ilmu Filsafat
Filsafat berasal dari kata Philosophia dari ejaan Yunani dan Falsafah dalam ejaan bahasa Indonesia. Orang yang mendalami Ilmu filsafat disebut filsuf. Mempelajari ilmu filsafat mutlak harus menggunakan logika bahasa. Ilmu Filsafat adalah ilmu dasar yang merupakan induk dari segala Ilmu yang ada di dunia ini.
Ilmu filsafat dokelompokkan dalam beberapa kategori :
1. Filsafat Barat.
2. Filsafat Timur.
3. Filsafat Timur Tengah.
4. Filsafat Islam.
5. Filsafat Kristen.
6. Filsafat Budha.
Di bidang filsafat barat terdapat ahli-ahli yang merupakan tokoh pertama yang mempelajari filsafat.
1. Socrates, guru dari Plato.
2. Plato,guru dari Aristoteles.
3. Aristoteles.
4. Thomas Aquinas.
5. Immanuel Kant.
Ada beberapa istilah dalam filsafat
A
absolut-aktivisme-antinomi-a priori-aposteriori-atomisme-atribut-axioma
R
rasionalisme-realisme-relativisme-res cogitans/res extensa
dan masih banyak istilah-istilah lainnya.
Inti sari filsafat adalah :
- kebenaran
- fakta
- logika
- konfirmasi
Selasa, 16 November 2010
Memindahkan entri2 dari blog lama ke blog baru,untung isinya masih sedikit. Lain kali harus lebih hati2 nih,lupa password lagi,ya amblas lagi deh..
Mau mulai topik baru yg perlu dibahas,tapi apa? Masih blank document. Ya,pelan2 dulu mungkin,sambil searching dikit. Ada banyak hal yg perlu dikaji sebetulnya,baik di dunia maupun komponen terkecil sekalipun. Tapi itu sih tergantung kekritisan kita dalam mengamati suatu hal..
Oh iya,hari ini 17 November saya ingin mengucapkan 2 hal penting,yg pertama saya ucapkan Happy Birthday untuk teman saya Novi Arifani,& saya juga mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA.
Mau mulai topik baru yg perlu dibahas,tapi apa? Masih blank document. Ya,pelan2 dulu mungkin,sambil searching dikit. Ada banyak hal yg perlu dikaji sebetulnya,baik di dunia maupun komponen terkecil sekalipun. Tapi itu sih tergantung kekritisan kita dalam mengamati suatu hal..
Oh iya,hari ini 17 November saya ingin mengucapkan 2 hal penting,yg pertama saya ucapkan Happy Birthday untuk teman saya Novi Arifani,& saya juga mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA.
MENGUAK PURBA
Halo guys,pasti kalian penasaran tentang peradaban jauh sebelum kita muncul. Mulai dari Pitecantropus Erectus,Paleojavanicus,Homo Wajakensis,dan terakhir Homo Sapiens.
Aq cuman mau pampangin aja gimana sih rupa mereka,lain waktu ku ulas lebih detail. Coz nih ngenet aja masih bayar... ^^
Pithecantropus Erectus

Paleojavanicus

Homo Wajakensis

Homo Sapiens

Ini dulu ya..
Bye.
Aq cuman mau pampangin aja gimana sih rupa mereka,lain waktu ku ulas lebih detail. Coz nih ngenet aja masih bayar... ^^
Pithecantropus Erectus

Paleojavanicus

Homo Wajakensis

Homo Sapiens

Ini dulu ya..
Bye.
Langganan:
Postingan (Atom)













